Langsung ke konten utama

Materi Ekonomi || Kelas XII || KD 3.2 Persamaan Dasar Akuntansi


 

 Persamaan Dasar Akuntansi

Fungsi Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan dasar akuntansi berfungsi untuk mengetahui perubahan kekayaan setiap terjadi transaksi dalam perusahaan. Dan untuk mengetahui berapa yang telah digunakan dan dibelanjakan dalam satu periode akuntansi.

Unsur – Unsur Persamaan Dasar Akuntansi

Unsur-unsur yang merupakan dasar sistem akuntansi diantaranya adalah:

  1. Aktiva / Aset (Assets)

Aset atau aktiva adalah sumber daya yang dimiliki / dikuasai perusahaan akibat suatu peristiwa transaksi masa lalu dan harapannya dimasa depan perusahaan akan memperoleh manfaat ekonomi dari sumber tersebut.

  1. Kewajiban / Hutang / Liabilitas (Liabilities)

Kewajiban  merupakan tanggung jawab perusahaan akibat peristiwa transaksi dimasa lalu  yang harus diselesaikan dengan pengorbanan sumber daya perusahaan.

  1. Modal / Ekuitas (Equity)

Modal merupakan sisa kepentingan dalam aktiva perusahaan setelah dikurangi dengan kewajiban.

  1. Pendapatan (Revenue)

Pendapatan adalah arus masuk atau peningkatan atas aktiva atau penurunan kewajiban yang timbul akibat aktivitas penjualan/penyerahan atau pembuatan barang dan jasa atau aktivitas lain yang menjadi kegiatan utama perusahaan.

  1. Beban (Expenses)

Beban merupakan arus keluar atau penggunaan atas aktiva atau peningkatan kewajiban yang timbul akibat aktivitas penjualan/penyerahan atau pembuatan barang dan jasa atau aktivitas lain yang menjadi kegiatan utama perusahaan.

  1. Prive (Drawing)

Prive bisa diartikan sebagai pengambilan aset (kas) perusahaan oleh pemilik untuk kepentingan pribadi.

Rumus Persamaan Dasar Akuntansi

  1. Keseimbangan Harta dengan Modal

Yang pertama kali perlu diketahui adalah kekayaan perusahaan yang digunakan untuk sumber pembelanjaan kegiatan usaha biasa disebut dengan Harta. Sumber pembelanjaan itu berasal dari pemilik yang biasa disebut dengan Modal / Ekuitas. Jadi diperoleh persamaan

HARTA (ASSETS) = MODAL (EQUITY)
  1. Keseimbangan Harta dengan Utang ditambah Modal

Sumber Modal sendiri terbagi menjadi dua yaitu, Modal yang berasal dari kreditur, kemudian disebut Utang dan Modal dari pemilik sendiri, yang disebut dengan Modal itu sendiri, jadi diperoleh persamaan :

HARTA (ASSETS) = UTANG + MODAL (EQUITY)

Dalam operasi usaha dimungkinkan adanya transaksi pendapatan dan beban. Pendapatan mempunyai arti kenaikan harta yang diperoleh melalui hasil penjualan barang atau jasa.

Sedangkan beban adalah penurunan sejumlah harta akibat pengorbanan untuk memperoleh pendapatan. Pendapatan sifatnya menambah modal sedangkan beban sifatnya mengurangi modal. Sehingga diperoleh persamaan dasar akuntansi sebagai berikut:

HARTA = UTANG +MODAL+ PENDAPATAN + BEBAN

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi Ekonomi KD 3.3 || Kelas XI || Tenaga Kerja dan Pembanguna Ekonomi

     Ketenagakerjaan             Dengan bertambahnya jumlah penduduk maka menimbulkan peningkatan jumlah angkatan kerja. Namun karena kesempatan kerja tidak sebanding dengan pertambahan jumlah angkatan kerja maka menimbulkan pengangguran. 1.      Konsep-konsep Ketenagakerjaan a.      Tenaga Kerja (Manpower) Menurut UU No 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa, baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Jika menurut BPS, tenaga kerja adalah seluruh penduduk yang berada dalam usia produktif (15-64 tahun). Jadi tenaga kerja adalah faktor produksi yang secara aktif melakukan kegiatan ekonomi. b.      Angkatan Kerja (Labour Force) Angkatan kerja adalah penduduk, baik perempuan maupun laki-laki dalam usia produktif (usia kerja) yang beru...

MATERI KELAS XI || PEMBANGUNAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI

PEMBANGUNAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI A. PEMBANGUNAN EKONOMI  1.  Pengertian Pembangunan Ekonomi   Pembangunan ekonomi adalah suatu proses yang terus menerus, dilaksanakan berdasarkan rencana-rencana yang terarah untuk membawa kemajuan dan perbaikan dalam berbagai segi kehidupan, baik ekonomi, sosial budaya, kemasyarakatan, pol i tik maupun bidang lainnya. 2.   Tujuan Pembangunan Ekonomi Pembangunan ekonomi bertujuan meningkatkan kemakmuran masyarakat . a.     Terjadinya perubahan menuju perbaikan struktur sosial, sikap mental, dan lembaga nasional.   b.     Mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, mengurangi ketimpangan, dan menghapus kemiskinan.   3.    Faktor-faktor yang Memengaruhi Pembangunan Ekonomi a.     Jumlah penduduk   dan kualitas penduduk.   b.     Sistem sosial dan sikap masyarakat.   c.     Sumber daya modal da...

Materi Ekonomi KD 3.5 || Kelas X || Lembaga Keuangan Dalam Perekonomian Indonesia

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga Negara yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan baik di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank seperti Asuransi, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya. Otoritas Jasa Keuangan, yang selanjutnya disingkat OJK, adalah lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain, yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan. OJK didirikan untuk menggantikan peran Bapepam-LK. Dengan adanya OJK fungsi pengawasan lembaga keuangan bank ataupun bukan bank akan diambil alih oleh OJK. Sementara Bank Indonesia peranannya hanya sebagai bank sentral yang peranannya sebagai regulator kebijakan moneter. Pembentukan OJK dilatarbelakangi oleh adanya kebutuhan untuk melakuk...